Ruko Ruby Commercial No.TC 25 Summarecon Bekasi

Apakah anda ingin menjadi Microbiology Expert ?

Berikut adalah 7 kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang mikrobiologist

1. Implementasi K3 di laboratorium mikrobiologi

Bagaimana memastikan laboratorium mikrobiologi anda aman untuk bekerja?

Untuk meningkatkan implementasi K3 di laboratorium mikrobiologi, kita bisa melaksanakan 4 langkah utama, yaitu

1.a. (R)Recognize, Identifikasi risiko K3 di laboratorium mikrobiologi.

1.b (A) Assessment, Melakukan penilaian risiko melalui penyusunan Job Safety Analisis atau HIRADC.

1.c (M) Minimaze, Meminimalisasi risiko di laboratorium mikrobiologi.

1.d (P) Prepare for Emergencies, Menyiapkan prosedur tanggap darurat.

Bacaan tambahan :

Analisis Risiko K3 di Laboratorium Mikrobiologi

2. Menyiapkan media kultur

Metode standar apa yang anda gunakan untuk pembuatan media mikrobiologi?

Berikut adalah 2 metode standar yang bisa digunakan dalam pembuatan media mikrobiologi

2.a Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 11133:2016 Mikrobiologi bahan pangan, pakan ternak dan air – Persiapan, produksi, penyimpanan dan kinerja pengujian media kultur (Republikasi – Reprint) dari ISO 11133:2014 Microbiology of food, animal feed and water — Preparation, production, storage and performance testing of culture media.

2.b. SNI ISO 7218:2012 Mikrobiologi bahan pangan dan pakan – Persyaratan umum dan pedoman untuk pengujian mikrobiologi.

Bacaan tambahan :

Penjaminan mutu pada pembuatan media mikrobiologi

3. Melakukan teknik aseptik

Bagaimana teknik aseptik yang anda gunakan untuk meminimalisasi kontaminasi?

4. Memelihara dan mengendalikan persediaan

Bagaimana memastikan media mikrobiologi dan bahan habis pakai tersedia di laboratorium?

Mikrobiologist harus mampu memastikan bahwa media mikrobiologi dan bahan habis pakai lainnya tersedia untuk analisis. Jangan sampai analisis tidak bisa dilakukan karena media mikrobiologi dan bahan habis pakai tidak tersedia karena satu atau lebih alasan.

5. Melakukan pemeriksaan mikroskopis

Bagaimana melakukan pemeriksaan mikroskopis pada bakteri?

6. Melakukan pengujian mikrobiologi

Metode apa yang anda gunakan untuk analisis sampel di laboratorium?

Berikut adalah beberapa metode standar yang bisa digunakan di laboratorium mikrobiologi

Metode pengujian harus digunakan sesuai ruang lingkup

Apakah anda sudah melakukan validasi dan atau verifikasi metode?

Laboratorium harus memastikan bahwa metode pengujian yang digunakan adalah edisi yang mutakhir kecuali metode tersebut tidak sesuai, tidak mungkin untuk digunakan atau berdasarkan permintaan customer.

Laboratorium harus memilih metode yang tepat dan menginformasikan ke customer jika customer
tidak menentukan metode yang akan digunakan.

Laboratorium harus memverifikasi metode standar untuk menunjukkan bahwa metode tersebut dapat memenuhi kinerja yang diperlukan. Laboratorium harus memvalidasi metode non standar, metode yang dikembangkan dan metode standar yang digunakan diluar lingkup pengujian atau dimodifikasi, metode dari publikasi ilmiah.

Bacaan tambahan :

7 Metode Standar Untuk Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Mikrobiologi

Jika laboratorium menggunakan metode cepat (tes kit), maka harus dipastikan bahwa tes kit tersebut sudah divalidasi oleh badan yang berwenang misalnya AFNOR dan laboratorium cukup melakukan verifikasi. Namun jika belum tervalidasi maka laboratorium harus melakukan validasi.
Jika pengembangan metode diperlukan, kegiatan tersebut harus direncanakan dan harus diserahkan kepada personel yang mempunyai kemampuan dibidangya. Selama pengembangan metode berlangsung, evaluasi harus dilakukan secara periodik untuk meyakinan bahwa kebutuhan customer masih terpenuhi. Modifikasi terhadap rencana pengembangan harus disetujui dan disahkan.
Jika terdapat perubahan pada metode yang divalidasi, pengaruh dari perubahan tersebut harus ditentukan dan jika diketahui mempengaruhi validasi aslinya maka harus dilakukan validasi metode yang baru. Pelaksanaan validasi metode dapat mengacu pada ISO, OIE, AOAC atau BAM FDA

7. Mengolah dan menginterpretasi data.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang 7 kompetensi penting yang harus dikuasai ketika analisis mikrobiologi.

Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, silahkan menghubungi kami melalui HP/WA 0821-2429-3839 atau KLIK DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *