Ruko Ruby Commercial No.TC 25 Summarecon Bekasi

Apakah laboratorium anda ingin melakukan analisis total coliform pada air dan atau air limbah ?

Analisis mikrobiologi total coliform pada air bisa menggunakan beberapa metode, diantaranya :

1. Metode membran filter

2. Metode Most Probable Number

3.Metode Plate Count Agar

Salah satu metode analisis membran filter yang bisa digunakan adalah APHA 9222B. Berikut adalah informasi detail metode ini.

PENDAHULUAN

Prosedur ini menggunakan media mikrobiologi yang bersifat selektif dan diferensial untuk deteksi koliform menggunakan filter membran, yaitu m-Endo LES (Lawrence Experimental Station) atau menggunakan media m-Endo MF.

Kedua media tersebut mampu membedakan bakteri pemfermentasi laktosa berkat kandungan sodium sulfit dan basic fuchsin. Pada media m-Endo, koloni koliform tipikal berwarna merah dengan sheen metalik hijau emas pada koloni koliform. Beberapa anggota total koliform dapat memproduksi warna koloni merah tua, atau koloni dengan nukleat tanpa sheen metalik. Koloni jenis ini disebut koloni atipikal. Baik koloni tipikal maupun koloni atipikal, keduanya diduga sebagai koliform.

Oleh karena itu, kedua jenis koloni tersebut perlu dikonfirmasi kemampuan memfermentasi laktosanya dengan menggunakan media cair Lauryl Tryptose (metode 9221 B.3) dan media cair Brilliant Green Lactose (metode 9222 B.4). Koloni koliform yang terkonfirmasi positif dapat dilanjut dengan pengujian koliform fekal dan E. Coli menggunakan metode 9222 G, H, dan I.

Peralatan Laboratorium

Peralatan laboratorium yang dibutuhkan untuk menjalankan metode ini antara lain:

Bahan dan Media Kultur

Disarankan untuk menggunakan media kultur yang dibeli dari pabrikan (media mikrobiologi komersial),

Media mikrobiologi M Endo Agar LES atau M Endo Agar MF

Bahan lain yang diperlukan adalah air pembilas yang berupa phosphate buffer steril.

Sampel

Penanganan sampel air yang akan diuji antara lain:

Sampel dibawa ke laboratorium dengan cara disimpan bersama es, akan tetapi sampel tidak boleh dalam keadaan beku.

Sampel harus segera diuji (30 jam untuk air minum, dan 8 jam untuk air yang bukan air minum dan lumpur limbah.

Sampel dipastikan memenuhi kriteria keberterimaan yang ditetapkan oleh laboratorium

Prosedur

1.Pemilihan ukuran sampel

Pemilihan ukuran sampel dapat dilihat di tabel 9222:1 APHA. Volume sampel yang ideal menghasilkan 20 sampai dengan 80 koloni total koliform, dan <= 200 koloni total. Jika volume sampel yang difilter <10 mL, maka tambahkan 10 mL air pembilas steril (phosphatr buffer steril) terlebih dahulu ke dalam corong, lalu lanjutkan dengan menambahkan sampel, dan diikuti dengan menambahkan 25 sampai dengan 50ml air pembilas steril, baru kemudian filtrasi dilakukan.

2. Unit filtrasi steril dan pengontrolan kualitas

Gunakan unit filtrasi yang steril di awal tiap-tiap seri filtrasi. Sanitasi menggunakan sinar UV tidak diperhitungkan sebagai proses sterilisasi. Satu seri filtrasi dikatakan terjeda jika jarak antar penyaringan lebih dari 30 menit. Jika hal ini terjadi, maka unit sanitasi harus disterilisasi terlebih dahulu sebelum digunakan kembali.

3. Sampel QC

Cek sterilitas dan kontaminasi dilakukan di awal dan akhir seri filtrasi dengan menyaring 20-30 ml air pengencer. Sedangkan untuk mengecek adanya kontaminasi silang, atau air pembilas yang terkontaminasi, saring sebanyak 100 mL air pembilas steril setelah memfiltrasi 10 sampel. Jika terdapat kontaminasi pada kontrol tersebut, maka seri data yang didapatkan harus ditolak.

4. Filtrasi sampel

Kocok-kocok sampel (25 kali) untuk mencegah pengumpulan bakteri, yang mana ini penting terutama pada prosedur pengujian kuantitatif. Awali proses filtrasi dengan membilas permukaan bagian dalam corong dengan memfilter 3 porsi air pembilas steril masing-masing sebanyak 20-30 mL. Setelah proses penyaringan selesai dilakukan, lepas corong, kemudian ambil membran pada bagian tepinya menggunakan pinset steril, lalu pindahkan ke media secara hati-hati untuk menghindari adanya gelembung udara yang terjebak antara membran dan media. Jika hal ini terjadi, angkat membran dari media, dan ulangi letakkan membran ke media dengan hati-hati. Inkubasi dalam keadaan cawan terbalik, dalam 30 menit jarak antara proses filtrasi dan inkubasi, dan lakukan pengamatan pada 22 -24 jam setelah inkubasi.

5. Teknik pengkayaan alternatif

Teknik ini hanya digunakan padan media m-Endo LES saja. Media pengkayaan yang digunakan adalah media cair Lauryl Tryptose. Untuk melakukannya, pipet sebanyak 2 mL media pengkaya ke bantalan penyerap, kemudian tiriskan bantalan penyerap. Setelah itu, letakkan membran di atas bantalan penyerap, dan inkubasi tanpa dibalik selama 1,5 sampai dengan 2 jam pada suhu 35 +- 0,5 C. Setelah itu, keluarkan kultur pengkaya dari inkubator, kemudian pindahkan membran dari media pengkaya ke permukaan media m-Endo LES, lalu lanjutkan dengan proses inkubasi.

6. Penghitungan

Penghitungan koloni lebih mudah dilakukan di bawah mikroskop dengan perbesaran lemah (10 – 15 x pembesaran).

7. Konfirmasi koliform

Koloni tipikal dan atipikal memerlukan adanya konfirmasi. Untuk pengujian kualitatif, konfirmasi koloni dilakukan dengan swab seluruh permukaan membran dan dilanjutkan dengan menumbuhkan swab pada media pengkonfirmasi. Untuk pengujian kuantitatif, ambil 10% koloni (maksimal 10 koloni) yang termasuk dalam koloni tipikal maupun atipikal, dan inokulasi tiap koloni secara sendiri-sendiri pada media konfirmasi. Media konfirmasi berupa media cair Lauryl Tryptose single strength dan BGLB. Total koliform terkonfirmasi jika dalam 48 jam inkubasi, terbentuk gas pada media cair Lauryl Tryptose single strength dan BGLB. Prosedur konfirmasi ini bisa dilanjutkan untuk mengkonfirmasi E. Coli dan fekal koliform dengan menggunakan media cair EC dan EC-MUG.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang metode analisis mikrobiologi total coliform pada air menggunakan metode membarn filter 9222B.

Jika ada informasi lain yang dibutuhkan silahkan hubungi kami di HP/WA 0821-2429-3839 atau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *