Ruko Ruby Commercial No.TC 25 Summarecon Bekasi

Apa saja kompetensi dasar yang harus dikuasai pada analisis Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) di Laboratorium?

Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) atau sering disebut Spektrophotometer Serapan Atom (SSA) adalah salah satu instrument laboratorium yang banyak digunakan pada laboratorium yang melakukan analisa logam pada air dan atau air limbah.

Bagaimana teknik analisis AAS yang benar?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita akan melihat 3 unit kompetensi penting yang terkait analisis AAS pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia No 200 Tahun 2016, yaitu :

1. M.749000.071.01 Mengoperasikan Spektrofotometer Atomik Nyala Mengikuti Kebutuhan Analisis

Unit kompetensi ini merupakan kemampuan yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengoperasikan spektrofotometer atomik nyala mengikuti kebutuhan analisa.

Termasuk M.749000.052.01 Mengoperasikan Spektrofotometer Mengikuti Panduan Pengoperasian

Unit kompetensi ini merupakan kemampuan yang didasarkan atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengoperasikan spektrofotometer mengikuti panduan pengoperasian alat.

Berikut adalah 4 pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai pada unit kompetensi ini :

1. Dokumen/Rekaman yang diperlukan pada Analisis AAS

a. Prosedur penggunaan dan perawatan AAS

b. Buku log penggunaan AAS

c. Buku log perawatan AAS

d. Formulir laporan hasil

e. Buku log analis

2. Penggunaan AAS sesuai kebutuhan, antara lain :

a. Koreksi latar belakang akan memerlukan magnet zieman,

b. Pengatur arus lampu, atau lampu deuterium

c. Pengaturan gas pembakar dan oksidan yang sesuai

3. Pengaturan mengikuti kebutuhan analisis, antara lain :

a. Memilih teknik waktu integrasi atau pengukuran berdasarkan tinggi puncak/pik

b. Berdasarkan lambda resonansi atau lambda sekunder

c. Teknik kurva kalibrasi atau kurva kalibrasi sekunder

4. Jenis lampu katoda pada AAS

2. M.749000.083.01 Melaksanakan optimasi Spektrophotometer Serapan Atom

Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melaksanakan optimasi spektrofotometer serapan atomik (SSA)

Berikut adalah 2 keterampilan yang harus dikuasai pada unit kompetensi ini :

1. Kondisi Lingkungan AAS yang perlu diperhatikan, yaitu :

a. Kebersihan

b. Sistem Kelistrikan

c. Sistem Grounding

2. Proses optimasi AAS meliputi

a. Optimasi campuran nyala

b. Posisi burner

c. Arus lampu emisi

d. Sistem pengkabutan sampel

3. M.749000.085.01 Melaksanakan Teknik Lanjut Analisisi Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dan Spektrometri Emisi Atom (SEA) Teknik Nyala

Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan teknik lanjut analisis Spektrometri Serapan Atom (SSA).

Berikut adalah 2 keterampilan yang harus dikuasai pada unit kompetensi ini :

1. Teknik lanjut analisis AAS meliputi :

a. Koreksi latar depan (fluktuasi sinar emisi)

b. Koreksi latar belakang (penggunaan lampu deuterium, panjang gelombang kembar, dan teknik magnetik dari Zieman)

c. Koreksi efisiensi atomisasi (standar addisi, buffer ion, dan pengaturan temperatur nyala)

d. Teknik pengenceran instrumental

e. Penggunaan bahan kima pembebas

2. Parameter optimasi AAS, meliputi

a. Optimasi arus lampu

b. Optimasi panjang gelombang

c. Optimasi kondisi nyala

d. Optimasi posisi burner

e. Optimasi monokromator utuk mendapatkan sinyal terkuat.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang 3 Kompetensi Dasar Pada Analisis AAS.

Kompetensi ini akan kami bahas pada yang akan kami laksanakan pada Sabtu, 15 Juni 2024.

DAFTAR WEBINAR UNTUK NEWBIE DI LABORATORIUM

Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, Silahkan menghubungi kami di HP/WA 0821-2429-3839

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *