4 Langkah Mempersiapkan Protokol “New Normal” Di Laboratorium.

Bagaimana kita menyiapkan ‘New Normal” di laboratorium?

Setelah Pemerintah Indonesia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) , beberapa daerah mulai dipersiapkan untuk menjalani ‘New Normal”.

Apa yang dimaksud dengan New Normal?

New Normal adalah kebiasaan baru atau tatanan untuk  hidup yang ” berdamai dengan virus corona”. Aktifitas kehidupan tetap berjalan dengan memperhatikan atau menjalankan protokol kesehatan.

Diluar dari perdebatan apakah Indonesia sudah saatnya menjalankan New Normal, tulisan ini dibuat sebagai masukan bagimana kita menyesuaikan aktifitas di laboratorium saat pandemi ini.

Bagaimana New Normal diterapkan di laboratorium?

Berikut adalah 4 Langkah  yang bisa kita lakukan untuk menerapkan New Normal di laboratoorium.

1. Menetapkan tujuan

a. Identifikasi kemungkinan pembagian group baru berdasarkan jenis analisa, departemen, sub departemen atau tingkatan risiko baru.

b. Prioritaskan pada penelitian terhadap persyaratan keadaan terbaru.

c. Susun Standar Operational Procedure baru terkait beberapa perubahan yang terjadi

d. Siapkan program training baru dan sumber daya yang dibutuhkan, misalnya:

  • Training Biosafety Officer/Biosecurity,
  • Training Pembuatan Risk Assessment terkait paparan covid 19 di laboratorium,
  • Training Pengelolaan limbah infeksius,
  • Training Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

e. Tentukan waktu pelaksanaan (timeline)  dan indikator keberhasilan  untuk tiap langkah yang akan dilakukan

f. Konfirmasi kepada vendor untuk penyediaan alat pelindung diri baru yang diperlukan.

2. Mempersiapkan Staff Laboratorium

1. Adakan pertemuan untuk menetapkan ekspetasi atau tujuan yang jelas untuk seluruh staff laboratorium.

2. Jika memungkinkan, lakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki laboratorium

3.  Siapkan petunjuk penggunaan alat pelindung diri batu untuk personal. Salah satu yang penting dibahas adalah :

  • Apakah penggunaan masker di laboratorium, disarankan atau diwajibkan?
  • Jenis masker apa yang boleh digunakan?
  • Siapa yang mempersiapkan penyediaan masker selama di laboratorium?

4. Gunakan masker medis hanya untuk laboratorium yang manganalisa sampel medis. Masker yang digunakan harus diganti atau dibersihkan secara rutin.

5. Jaga kesehatan staff dengan memperhatikan jam kerja dan uraian tugas. Akses untuk mendapatkan sinar matahari dan udara segar perlu diperhatikan. Program olahraga (senam )secara rutin  akan memberikan semangat baru dan meningkatkan imunitas.

3. Mempersiapkan Laboratorium

1. Tentukan arah pergerakan baru di laboratorium sehingga seluruh staff laboratorium bergerak pada satu arah. Jika memungkinkan :

  • gunakan satu pintu khusus untuk masuk dan satu pintu khusus lainnya untuk keluar.
  • atur pergerakan di lorong  sehingga bisa memenuhi persyaratan physical distancing, misalnya dengan membuat pembatas.

2. Pada area laboratorium kering (dry lab)  dan area kantor yang tidak memiliki  westafel, tempatkan hand sanitazer di dekat pintu dan tempel poster yang mengingatkan untuk menggunakan hand sanitizer setelah menggunakan peralatan yang digunakan bersama seperti printer, keyboard dll.

3. Perbaharui SOP penggunaan peralatan laboratorium yang digunakan bersama dari sisi pengguna untuk menghindari ruangan yang terlalu penuh. Misalnya analisa spektrophotometer yang tadinya dilakukan oleh 2 atau lebih analis mungkin bisa dirubah hanya oleh satu analis

4. Identifikasi area laboratorium yang tidak digunakan secara proporsional, untuk kemungkinan dirubah penggunaannya .

5. Identifikasi  kemungkinan untuk mereduksi berkumpulnya staff di laboratorium dengan cara :

  • Evaluasi tingkat kepentingan personil di laboratorium berdasarkan kondisi laboratorium dan kewenangan.
  • Diskusi dengan team untuk mengidentifikasi jumlah minimal yang diperlukan untuk analisa
  • Bagi staff di laboratorium dalam 2 atau 3 group yang tetap untuk menjalankan analisa di laboratorium secara bergantian (shift) untuk mengurangi kelompok staff dalam laboratorium. Anggota group sebaiknya bersifat tetap agar jika salah satu terpapar virus, maka hanya group itu yang dikarantina, Sisanya bisa melanjutkan analisa
  • Setiap laboratorium memiliki keunikan tersendiri. Pertimbangkan proses yang terjadi dan bagaimana tiap staff akan melakukan analisa di  tempat kerja masing -masing  untuk kemudian merangang strategi pemisahan

4. Mempersiapkan Gedung

1. Sistem Air Condisioner harus diatur ulang untuk mencegah  kecepatan paparan virus (jika terjadi)

2. Pertimbangan untuk menggunakan HEPA Filter

3. Kaji ulang prosedur pembersihan untuk bahan kimia , furniture, ruangan dan bahan habis pakai untuk menjamin keseuaian dengan persyaratan kebutuhan yang baru.

4. Siapkan prosedur baru untuk penerimaan barang dari pihak ketiga

 

Demikian informasi yang bisa kami berikan tentang persiapan laboratorium menghadapi New Normal. Jika adainformasi lain yang dibutuhkan, silahakan menghubungi kami via e-mail di [email protected] Anda juga bisa memberikan masukan atau pertanyaan dengan menulis pada kolom komentar dibawah ini.

Artikel yang terkait :

1.Persyaratan dan daftar peralatan untuk analisa Covid-19 dengan metode Real Time PCR

LabMania Free E-Course Facebook

 

Leave a reply