4 Prosedur Perawatan BioSafety Cabinet (BSC) Di Laboratorium Mikrobiologi

Bagaimana prosedur perawatan biosafety cabinet yang benar di laboratorium mikrobiologi?

Biosafety Cabinet adalah salah satu peralatan penting pada analisa mikrobiologi dan analisa biologi molekuler. Peralatan ini bahkan menjadi peralatan yang harus dimiliki pada laboratorium dengan standar Biosafety Level II

Standar Fasilitas Laboratorium Mikrobiologi Pada Bio Safety Level (BSL) II

Sesuai dengan Manajemen Peralatan Laboratorium, selain prosedur penggunaan kita juga harus menyusun prosedur perawatan peralatan laboratorium.

Berikut adalah prosedur perawatan buisafety cabinet yang bisa dilakukan :

Petugas harus selalu menggunakan alat pelindung diri ketika melakukan perawatan BSC. Pengguna/operator BSC tidak boleh melakukan perbaikan apapun. Apabila BSC mengalami kerusakan, maka perbaikan hanya dilakukan oleh teknisi bersertifikat.

Secara detail, terdapat 4 Jenis Perawatan berkala untuk BioSafety Cabinet (BSC), yaitu :

1. Harian, dilakukan oleh pengguna/operator 

a. Memastikan aliran udar diperiksa dengan meletakkan kertas tisu diatas sash.

b. Memastikan blower/gauge reading dicatat.

c. Memastikan alarm berfungsi dengan baik.

d. Memastikan setelah selasai menggunakan BSC, dilakukan dekontaminasi area kerja dan permukaan bagian dalam menggunakan alkohol 70%.

e. Semua proses perawatan dicatat di dalam buku log.

2. Mingguan, dilakukan oleh penggunan/operator

a. Memastikan dekontaminasi dilakukan pada area kerja dan bagian dalam BSC. Bila pembersihan menggunakan larutan bleach, maka harus diikuti dengan pembersihan menggunakan alkohol 70% untuk mencegah terjadinya korosi.

Klik untuk memesan Ethanol Pro Analisa

b. Memastikan lampu UV dibersihkan menggunakan gauze pad yang dibasahi dengan alkohol 70% bila BSC dilengkap dengan lampu UV.

c. Semua proses perawatan dicatat didalam buku log.

3. Bulanan, dilakukan oleh pengguna/operator

a. Memastikan permukaan bagian luar dibersihkan, terutama bagian depan dan atas menggunakan lap basah untuk menghilangkan partikel debu.

b. Semua proses dicatat di dalam buku log.

4. Tahunan, dilakukan oleh teknisi bersertifikat

 

Kapan dekontaminasi BSC harus dilakukan?

Dekontaminasi BSC (dilakukan oleh teknisi bersertifikat) harus dilakukan apabila :

  • akan dilakukan penggantian filter
  • akan dilakukan uji sertifikasi untuk mengerjakan patogen level 2 atau 3
  • BSC akan dipindahkan ketempat lain
  • Terjadi tumpahan material yang mengandung patogen yang sangat berbahaya.

Pemeliharaan khusus (dilakukan oleh teknisi bersertifikat)

Prosedur ini dilakukan misalnya ketika melakukan penggantian HEPA filter, penggantian motor , penggantian ventilator dan lain lain .

Demikian informasi dari kami terkait 4 Jenis prosedur perawatan untuk BioSafety Cabinat. Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, silahkan menghubungi kami di HP/WA 0821-2429-3839.

Klik untuk menghubungi Team LabMania

Leave a reply