5 Jenis Timbangan Analitik Di Laboratorium, Yang Mana Punya Anda?

Ada berapa jenis timbangan analitik di laboratorium?

Timbangan analitik merupakan salah satu alat laboratorium yang sering digunakan untuk mengukur massa benda ke tingkat presisi yang lebih tinggi. Dalam laboratorium, pengukuran massa merupakan salah satu hal penting yang tidak bisa ditinggalkan, bahkan menjadi faktor utama penentu berhasilnya pengujian yang dilakukan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk memilih timbangan analitik yang tepat untuk penggunaan di laboratorium.

Timbangan analitik memiliki beberapa jenis, tergantung pada kebutuhan penggunaan dan tujuan dari pengujian yang dilakukan. Timbangan analitik yang paling teliti adalah timbangan dengan desimal paling kecil yakni 7 desimal yang disebut sebagai timbangan ultra mikro.

Berikut ini merupakan 5 jenis timbangan analitik beserta fungsinya :

1. Timbangan Presisi

Timbangan presisi menawarkan rentang kapasitas terluas, sering dalam kisaran 5 hingga 7 kg, dan memiliki pembacaan biasanya antara 1mg (0,001 g) dan 1 g. Timbangan ini efisien untuk tugas termasuk formulasi, penentuan berat jenis, quality control dan pengujian material

2. Timbangan Analitik

Dengan rentang kapasitas penimbangan terluas kedua, timbangan analitik adalah timbangan yang paling banyakk digunakan oleh laboratorium yang membutuhkan pengukuran massa akurat dalam kisaran sub-miligram. Timbangan analitik biasanya memiliki pan yang terletak di dalam sebuah kaca perisai sehingga arus udara tidak mempengaruhi operasi penimbangan.

Timbangan analitik biasanya memiliki pembacaan 0,1 mg atau lebih baik (lebih kecil).

3. Timbangan Semi Mikro

Timbangan Semi Mikro dirancang khusus untuk aplikasi yang membutuhkan akurasi lebih dari 0,0001 gram. Timbangan Semi Mikro menjembatani kesenjangan antara kebutuhan timbangan analitik dan timbangan mikro, menawarkan peningkatan akurasi sementara masih bisa mengakomodir ukuran sampel yang lebih besar

4.Timbangan Mikro

Timbangan mikro mampu membuat pengukuran yang tepat dari massa objek sampai 0.00001 gram, Timbangan mikro biasanya memiliki kapasitas maksimum sekitar 50 g. Timbangan mikro memenuhi persyaratan akurasi yang sangat tinggi, seperti yang disyaratkan oleh industri farmasi untuk pengujian analitikal.

5. Timbangan Ultra Mikro

Timbangan Ultra Mikro merupakan salah satu timbangan yang jarang sekali dipakai oleh laboratorium secara umum, tetapi seringkali digunakan oleh laboratorium farmasi untuk mengukur massa zat obat untuk manusia atau makhluk hidup lainnya. Hal ini dilakukan karena butuh ketelitian yang sangat tinggi karena menyangkut kehidupan organisme hidup. Timbangan ini memiliki keelitian hingga 7 desimal (0,0000001 g).

Demikian penjelasan kami tentang 5 jenis timbangan analitik di laboratorium. Jika masih ada pertanyaan, silahkan kirim pertanyaan via e-mail ke [email protected] . Atau Sahabat bisa menulis di kolom komentar.

Training gratis kalibrasi peralatan laboratorium

Leave a reply