7 Kompetensi Utama Untuk Analisa Menggunakan Spektrophotometer UV-VIS

Apakah anda ingin ingin meningkatkan kompetensi di bidang analisa laboratorium menggunakan spektrophotometer UV-VIS?

Spektrophotometer UV-VIS merupakan salah satu peralatan laboratorium yang banyak digunakan pada laboratorium di Indonesia. Peralatan laboratorium spektrophotometer UV-VIS ini digunakan pada laboratorium lingkungan, laboratorium forensik, laboratorium farmasi, laboratorium food and beverages, laboratorium pendidikan dan laboratorium riset dan pengembangan.

Kompetensi apa yang kita butuhkan untuk analisa menggunakan spektrophometer UV-VIS?

Terdapat 7 kompetensi utama yang harus dimiliki oleh staff laboratorium yang melaksanakan analisa menggunakan spektrophotometer UV-VIS. Kompetensi ini berdasarkan pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Jasa Pengujian Laboratorium Sesuai Keputusan Menteri Ketenagakerjaan  Republik Indonesia Nomor 347 tahun 2015

Kompetensi ini merupakan acuan yang digunakan pada Sertifikasi BNSP untuk Tenaga Laboratorium bidang Spektrophometer UV-VIS. Silahkan klik disini untuk mengetahui Jadwal Training Laboratorium Dan Sertifikasi BNSP 2019 – 2020

Berikut adalah 7 Kompetensi Utama Untuk Analisa Menggunakan Spektrophotometer UV-VIS

1. Berpartisipasi Dalam K3 Di Laboratorium Atau Lingkungan Kerja 

A. Mengidentifikasi, mengendalikan dan melaporkan ancaman bahaya terhadap K3 dan Lingkungan

  • Memeriksa ancaman bahaya di area kerja secara rutin sebelum memulai dan selama bekerja
  • Menangani ancaman bahaya dalam lingkup tanggung jawab
  • Melaporkan ancaman bahaya dan insiden kepada personil yang ditunjuk sesuai dengan kebijakan dan prosedur perusahaan

B. Melaksanakan pekerjaan dengan aman

  • Memilih, menyesuaikan dan menggunakan pakaian dan alat pelindung diri yang tepat
  • Mentaati prosedur perusahaan selama menjalankan tugas kerja
  • Menjaga semua lingkungan kerja tetap bersih dan bebas dari hambatan
  • Memelihara standar perusahaan mengenai kebersihan pribadi
  • Menyimpan, mengangkut dan memusnahkan bahan dan barang berbahaya dengan aman

C. Mengikuti prosedur tanggap darurat dan insiden

  • Mengidentifikasi insiden dan situasi darurat
  • Melaporkan dan merekam insiden dan situasi darurat sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Mentaati prosedur insiden dan situasi darurat berdasarkan jenis situasinya, dengan menggunakan peralatan darurat sesuai dengan prosedur perusahaan.

D. Berkontribusi terhadap K3 di tempat kerja

  • Mengemukakan isu isu K3 dan lingkungan dengan personil yang ditunjuk sesuai dengan prosedur perusahaan dan hak yang diatur dalam undang undang serta kewajiban pegawai
  • Melaksanakan partisipasi dalam kegiatan K3 dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab.

4 Bahaya di Laboratorium

2. Menyiapkan Larutan Kerja 

A. Menggunakan bahan kimia laboratorium, alat gelas dan peralatan dengan aman

  • Menerapkan tindakan pencegahan keselamatan yang tepat untuk penggunaan peralatan laboratorium dan bahan kimia berbahaya
  • Menggunakan alat gelas laboratorium dan alat ukur yang tepat
  • Membersiihkan  dan menyimpan alat gelas dan peralatan sesuai prosedur perusahaan

B. Membuat larutan kerja

  • Mengidentifikasi standar metode yang relevan untuk persiapan larutan
  • Merangkai peralatan laboratorium tertentu sesuai kebutuhan
  • Memilih dan menyiapkan  bahan dan pelarut dengan kemurnian tertentu
  • Mengukur jumlah pereaksi yang tepat untuk persiapan larutan dan mencatat data
  • Menyiapkan lebel dan rinician catatan larutan pada daftar laboratorium
  • Memindahkan larutan pada wadah berlabel yang sesuai

C. Memeriksa ketersediaan larutan

  • Memantau umur simpan larutan kerja sesuai dengan prosedur laboratorium
  • Memindahkan larutan yang telah kadaluarsa atau larutan yang rusak sesuai dengan prosedur laboratorium
  • Melakukan analisis titrimetri secara rutin, jika sesuai, meggunakannya untuk menentukan kesesuaian larutan dengan peruntukkannya.

4 kesalahan dalam analisa di laboratorium banner ads

3. Melakukan pengujian dan prosedur kimia

A. Menginterpretasikan dan menjadwalkan persyaratan pengujian

  • Mengkaji permintaan pengujian untuk mengidentifikasi contoh uji, metode uji dan peralatan/instrument yang digunakan
  • mengidentifikasi bahaya dan tindakan pengendalian terkait dengan contoh, metode prpeparasi atau pengujian
  • Merencanakan tahapan kerja, jika sesuai untuk mengoptimalkan pekerjaan beberapa contoh

B. Menerima dan menyiapkan contoh

  • Mencatat identitas contoh kedalam log book sesuai Prosedur Kerja (SOP)
  • Mencatat deskripsi contoh, membandingkan dengan spesifikasi mencatat serta melaporkan ketidaksesuaiannya
  • Menyiapkan contoh dan standar sesuai dengan persyaratan pengujian kimia
  • Memastikan ketertelusuran contoh dari penerimaan sampai pelaporan

C. Mengecek perlatan sebelum digunakan

  • Menyiapkan peralatan/instrumen sesuai dengan persyaratan metoda pengujian
  • Melakukan pra penggunaan dan pemeriksaan keamanan sesuai dengan prosedur perusahaan dan prosedur operasi yang relevan
  • Mengidentifikasi komponen dan peralatan yang rusak atau tidak aman dan melaporkan ke personil yang berwenang
  • Memeriksa kalibrasi peralatan dengan menggunakan standar dan prosedur yang ditetapkan
  • Memisahkan peralatan atau instrument yang tidak memenuhi persyaratan kalibrasi
  • Memastikan pereaksi yang diperlukan pengujian tersedia dan memenuhi persyaratan mutu

D. Melakukan pengujian contoh untuk menentukan jenis senyawa atau sifatnya

  • Mengoperasikan peralatan/istrument sesuai dengan persyaratan pengujian
  • Melakukan pengujian/prosedur untuk semua contoh dan standar sesuai dengan metode yang ditentukan
  • Mematikan peralatan/instrumen sesuai dengan prosedur operasi

E. Memproses dan menginterpretasi data

  • Mencatat data hasil pengujian dan pengamatan yang tidak lazim
  • Membuat grafik kalibrasi (jika doperlukan) dan menghitung hasil pengujian contoh dengan menggunakan grafik ini
  • Memastikan nilai perhitungan sesuai dengan ekspektasi
  • Mencatat hasil pengujian dan melaporkan sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Menetapkan estimasi ketidakpastian pengukuran
  • Menginterpretasi kecenderungan data dan atau hasil dan melaporkan hasil yang keluar dari spesifikasi atau hasil yang tidak tepat
  • Menentukan penyebab data atau hasil yang tidak lazim, apakah dari prosedur atau dari peralatan

F. Menjaga lingkungan kerja yang aman

  • Melakukan praktek kerja yang aman dan menggunakan alat pelindung diri untuk memastikan keselamatan diri dan personil laboratorium lainnya
  • Meminimalkan limbah yang dihasilkan dan dampak terhadap lingkungan
  • Memastikan keamanan pengumpulan limbah laboratorium dan limbah berbahaya untuk pembuangan selanjutnya
  • Merawat peralatan dan pereaksi dan menyimpan sesuai persyaratan

G. Menjaga rekaman laboratorium

  • Memasukkan data yang disetujui kedalam sistem informasi laboratorium
  • Menjaga kerahasiaan dan keamanan data laboratorium dan informasi perusahaan
  • Memelihara peralatan dan catatan kalibrasi sesuai dengan prosedur perusahaan

Statistika Dasar Pengujian di Laboratorium

4.  Menerapkan Teknik Spektrometri Rutin

A. Menetapkan kebutuhan pelanggan dan menganalisis jadwal

  • Bekerja sama dengan pelanggan atau penyedia contoh untuk menetapkan keinginan pelanggand an riwayat contoh
  • Mencatat deskripsi contoh, membandingkan dengan spesifikasi dan melaporkan perbedaannya
  • Mengidentifikasi contoh non rutin, dan kemungkinan merubah prosedur perusahaan
  • Meminta saran dari penyelia terkait perbedaan yang diusulkan dan semua perubahan dokumen yang disetujui
  • Menganalisis jadwal sesuai dengan prosedur perusahaan

B. Menyiapkan contoh dan standar

  • Menngambil contoh laboratorium yang representatif untuk keperluan analisis
  • Menyiapkan contoh sesuai dengan persyaratan pengujian
  • Menyiapkan pemeriksaan validasi sebagai bagian dari pekerjaan analisis

C. Mengatur dan mengoptimalkan instrumen

  • Melakukan pengecekan dan pemeriksaan keamanan instrumen sebelum penggunaan sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Menyalakan instrumen dan mengkondisikan sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Mengoptimalkan parameter instrumen untuk contoh dan persyaratan uji yang diperlukan
  • Memeriksa status kalibrasi instrument dan jika memungkinkan melakukan kalibrasi menggunakan standar dan prosedur yang ditetapkan

D. Melakukan analisa

  • Mengukur respon analit untuk standar, pemeriksaan validasi dan sampel
  • Melakukan pengukuran untuk mendapat data yang handal
  • Mengembalikan instrumen ke kondisi awal atau mematikan, jika perlu

E. Proses dan analisis data

  • Mengkonfirmasi data sebagai hasil dari pengukuran yang valid
  • Melakukan perhitungan dan memastikan hasilnya konsisten dengan standar atau estimasi dan ekspektasi
  • Mencatat hasil dengan akurasi, presisi, ketidakpastian dan satuan yang tepat
  • Menganalisis kecenderungan data atau hasil dan melaporkan kepada personil yang tepat bila ditemukan data yang tidak lazim
  • Menemukan dan mengatasi masalah terkait prosedur dan peralatan yang menyebabkan data tidak lazim

F. Menjaga lingkungan kerja yang aman

  • Mengidentifikasi risiko, bahaya , peralatan keselamatan, dan tindakan pengendalian yang terkait dengan penanganan contoh, penyiapan dan metode analisis.
  • Menggunakan alat pelindung diri dan prosedur keselamatan yang ditetapkan untuk metode pengujain dan bahan yang akan diuji
  • Meminimalisasi limbah yang dihasilkan
  • Memastikan keamanan pemusnahan  limbah laboratorium
  • Membersihkan, merawat dan menyimpan peralatan dan bahan habis pakai sesuai dengan prosedur perusahaan

G. Memelihara catatan kerja laboratorium

  • Memasukkan data dan hasil yang disetujui dalam sistem manajemen informasi laboratorium
  • Memelihara catatan peralatan sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Memastikan keamanan, integritas dan ketertelusuran contoh dan dokumentasi.
  • Mengkomunikasikan hasil analisis kepada personil yang tepat.

Training dan sertifikasi BNSP Spektrometri UV-VIS

5. Mengolah Dan Menginterpretasi Data

A. Mengambil dan memeriksa data

  • Menyimpan dan mengambil data dengan menggunakan file dan/atau perangkat lunak aplikasi yang tepat
  • Memverifikasi kualitas data sesuai prosedur perusahaan
  • Memperbaiki kesalahan data dengan menggunakan prosedur perusahaan

B. Menghitung kuantitas ilmiah

  • Menghitung nilai secara statistik untuk data yang diberikan
  • Menghitung kuantitas ilmiah menggunakan rumus dan data yang diberikan dan mengestimasi ketidakpastian
  • Memastikan kuantitas data yang dihitung sesuai dengan estimasi dan ekspektasi
  • Melaporkan semua kuantitas yang dihitung dengan satuan yang sesuai dan jumlah angka penting yang benar

C. Menyajikan data dalm bentuk tabel, chart dan grafik

  • Menyajikan data pada tabel dan chart dengan label yang benar
  • Membuat data dalam bentuk grafik menggunakan skal yang tepat untuk menjangkau rentang data atau menampilkan kecenderungan
  • Melaporkan semua data dengan satuan dan jumlah angka penting yang sesuai

D. Menginterpretasikan data dalm bentuk tabel, chart dan grafik

  • Menginterpretasikan ciri penting pada grafik seperti gradien, intersep, nilai maksimim, nilai minimum dan garis batas
  • Mengenali dan melaporkan kecenderungan data

E. Mencatat rekaman yang akurat dan menjaga kerahasiannya

  • Mencatat informasi kembali secara akurat
  • Memverifikasi akurasi rekaman mengikuti prosedur perusahaan
  • Mengarsip dan menyimpan rekaman ditempat kerja sesuai prosedur perusahaan
  • Mengarsip semua dokumen acuan secara logis dan menjaga kemutakhiran dan keamanan dokumen acuan
  • Mengamati standar kerahasiaan perusahaan

6. Menerapkan Sistem Mutu Dan Proses Peningkatan Yang Berkelanjutan

A. Memenuhi persyaratan sistem mutu dalam pekerjaan sehari hari

  • Mengakses informasi dalam persyaratan sistem mutu untuk fungsi kerjanya
  • Merekam data pengendalian mutu dan melaporkan sesuai dengan sistem mutu
  • Mengikuti prosedur pengendalian mutu untuk memastikan produk atau data sesuai dengan mutu yang ditetapkan sebagai dasar penerimaan atau penolakan
  • Mengidentifikasi dan melaporkan ketidaksesuaian dan permasalahan
  • Melakukan pekerjaan berdasarkan cara kerja yang sesuai prinsip energi yang berkelanjutan
  • Mempromosikan prinsip dan cara kerja energi yang berkelanjutan kepada pekerja yang lain

B. Menganalisa peluang untuk tindakan perbaikan dan atau optimalisasi

  • Membandingkan cara kerja, prosedur dan proses atau kinerja peralatan saat ini dibandingkan dengan persyaratan dan atau riwayat data atau rekaman
  • Mengetahui variasi yang mengindikasikan kinerja yang tidak normal atau kurang optimal
  • Mengumpulkan dan atau mengevaluasi batch dan atau riwayat rekaman untuk menentukan akar permasalahan yang mungkin dari kinerjanya yang kurang optimal
  • Menggunakan teknik peningkatan mutu yang tepat untuk menyusun daftar urutan probabilitas dari akar permasalahan

C. Merekomendasikan tindakan perbaikan dan atau optimalisasi

  • Menganalisa akar permasalahan untuk memprediksi dampak yang mungkin terjadi dari adanya perubahan dan memutuskan tindakan yang tepat
  • Mengidentifikasi perubahan yang diperlukan pada standar , prosedur dan pelatihan
  • Melaporkan rekomendasi kepada personil yang ditentukan

D. Berpartisipasi dalam penerapan tindakan yang direkomendasikan

  • Memantau tindakan yang telah disetujui diterapkan dan pelaksanaan dari perubahan perubahan tersebut untuk mengevaluasi hasilnya
  • Menerapkan perubahan pada sistem dan prosedur untuk menghilangkan akar permasalahan yang mungkin ada
  • Mendokumentasikan hasil dari tindakan perubahan dan mengkomunikasikan dengan personil yang terkait

E. Berpartisipasi dalam pengembangan strategi peningkatan yang berkelanjutan

  • Mengkaji ulang semua bagian cara kerja yang relevan untuk mengidentifikasi faktor faktor yang mungkin ada sebagai penyumbang terjadinya kinerja yang kurang optimal
  • Mengidentifikasi alternatif untuk menghilangkan atau mengendalikan kinerja yang optimal
  • Menilai kecukupan pengendalian, metode dan sistem yang ada
  • Mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kinerja
  • Mengembangkan rekomendasi peningkatan yang berkelanjutan untuk efektifitas cara kerja, metode, prosedur dan peralatan
  • Melakukan konsultasi dengan personil yang tepat untuk menyaring rekomendasi sebelum menerapkan strategi peningkatan yang disetujui
  • Mendokumentasikan dan mengkomunikasikan hasil dari strategi tersebut dengan personil yang terkait

7. Melakukan Kalibrasi Dengan Metoda Standar

A. Mempersiapkan kelengkapan untuk kalibrasi

  • Memilih prosedur kalibrasi yang telah disahkan sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Mengidentifikasi bahaya dan menggunakan peralatan pelindung diri, peralatan keselamatan dan prosedur keselamatan yang sesuai
  • Memastikan semua alat ukur memenuhi persyaratan spesifikasi laboratorium dan prosedur kalibrasi
  • Merangkai dan memasang standar acuan yang telah ditentukan dan peralatan terkait sebelum pengujian
  • Memverifikasi kinerja standar acuan dan peralatan ukur sebelum digunakan
  • Mengidentifikasi dan meminimalisasi sumber kesalahan yang potensial

B. Melakukan kalibrasi

  • Melakukan uji individual tanpa variasi sesuai prosedur terdokumentasi untuk menjamin ripitabilitas pengukuran
  • Memastikan pembacaan sebagai hasil pengukuran yang valid dan merekam data sesuai kebutuhan (as-found atau sebelum adjustment)
  • Mengadjust alat yang dikalibrasi , agar menghasilkan pembacaan sesuai spesifikasi dan merekam data (As-Left atau setelah adjustment) jika diperlukan
  • Menganalisis data hasil kalibrasi untuk mendeteksi kecenderungan atau ketidakkonsistenan yang akan mempengaruhi akurasi dan validitas hasil kalibrasi
  • Mencari saran yang tepat ketika interpretasi hasil berada di luar lingkup persetujuan yang telah disahkan

C. Mendokumentasikan hasil

  • Mendokumentasikan keseuaian/ketidaksesuaian dengan persyaratan kalibrasi  dan atau spesifikasi
  • Mengestimasi dan mendokumentasikan ketidakpastian pengukuran sesuai dengan prosedur perusahaan
  • Merekam hasil setiap pengujian/kalibrasi secara akurat jelas dan efektif
  • Menjamin kerahasiaan informasi perusahaan.

D. Menyelesaikan kalibrasi

  • Menyiapkan dan menerbitkan laporan akhir pada pekerjaan/hal yang menguraikan secara rinci kalibrasi yang dilakukan, ketertelusuran, pernyataan kesesuaian, dan informasi terkait yang dibutuhkan
  • Melaporkan setiap ketidaksesuaian dan memverifikasi tindaklanjutnya dengan penyelia
  • Menempelkan label kalibrasi, stiker alat, tanda QC  dan segel tahan kerusakan seperti persyaratan dalam prosedur perusahaan
  • Menyimpan peralatan kalibrasi/standar pengukuran dan hasil sesuai dengan prosedur perusahaan.

Praktisi Laboratorium Tersertifikasi BNSP Website

 

Leave a reply