Apakah Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Kimia Harus Diperbaharui Setiap Tahun?

Apakah Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Kimia Harus Diperbaharui Setiap Tahun?

Berikut adalah salah satu dari 33 pertanyaan yang diajukan pada Kelas Mentoring Online Validasi Dan Verifikasi Metode Pengujian Kimia

Silahkan klik disini untuk melihat 33 pertanyaan yang diajukan

Silahkan klik disini untuk mengikuti Kelas Mentoring Online Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Kimia Batch Selanjutnya

Dalam suatu pengujian laboratorium, penentu kehandalan pengujian laboratorium dipengaruhi oleh :

1. Metode analisa yang memberikan hasil yang valid,

2. Peralatan laboratorium yang terkalibrasi dan

3. Pelaksana atau analis laboratorium yang kompeten di bidang pengujian laboratorium.

Hal pertama yang harus dilakukan laboratorium dalam menentukan kehandalan pengujian adalah memastikan metode pengujian yang digunakan dalam analisa menghasilkan hasil yang valid dengan validasi dan verifikasi metode pengujian.

Validasi metode merupakan suatu proses (percobaan laboratorium) untuk membuktikan bahwa karakteristik kinerja metode analisis telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan verifikasi metode adalah suatu proses (percobaan laboratorium) untuk membuktikan bahwa laboratorium mampu menggunakan metode analisis baku/standar pada kondisi nyata di laboratoriumnya.

Perbedaan dari validasi dan verifikasi metode terletak pada penggunaan metode. Dalam validasi, metode pengujian yang digunakan adalah metode tidak baku seperti jurnal, metode dari manual book alat, dan lainnya. Sedangkan verifikasi metode menggunakan metode pengujian standar seperti ISO, SNI, AOAC, EURACHEM dan standar lainnya.

Apakah validasi dan verifikasi metode pengujian harus dilakukan sekali setahun ataukah harus sering dilakukan?

Validasi dan verifikasi metode merupakan langkah pertama yang memastikan bahwa metode pengujian bisa menghasilkan hasil yang valid atau tidak, sehingga jika sudah dilakukan validasi dan verifikasi metode sudah dilakukan dan menghasilkan hasil yang valid maka metode tersebut dapat digunakan untuk pengujian harian di laboratorium. Oleh karena itu, idealnya validasi dan verifikasi metode pengujian hanya dilakukan sekali saja selama metode tersebut tidak mengalami perubahan.

Validasi dan verifikasi metode bisa dilakukan kembali (revalidasi atau reverifikasi) jika terjadi hal berikut :

1. Hasil quality control (jaminan mutu) laboratorium berubah. Maksudnya adalah jika suatu hari terdapat beberapa sampel yang dilakukan pengujian kemudian keluar dari batas bagan kendali (control chart) laboratorium, maka salah satu tindakan perbaikannya adalah melakukan revalidasi atau reverifikasi terhadap metode tersebut.

2. Terdapat perubahan metode standar yang digunakan. Misalnya jika kita menggunakan metode SNI dalam pengujian laboratorium dan SNI tersebut mengalami pembaharuan maka perlu dilakukan verifikasi ulang dengan menggunakan metode terbaru.

3. Laboratorium di renovasi dan mengalami perubahan.

4. Penggantian instrumen. Misal, penggunaan metode pengujian awalnya menggunakan metode dari manual book alat dan sudah divalidasi kemudian laboratorium membeli instrument yang baru dengan merk tertentu. Maka metode dari manual book alat sebelumnya harus divalidasi terlebih dahulu karena setiap metode dari alat belum tentu bisa digunakan untuk alat lainnya.

Oleh karena itu, validasi dan verifikasi metode pengujian tidak perlu dilakukan selama satu tahun sekali. Tetapi perlu dilakukan saat terjadi suatu perubahan yang terkait dengan metode tersebut.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan terkait pertanyaan Apakah validasi dan verifikasi metode pengujian kimia harus diperbaharui setiap tahun. 

Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, Silahakan tulis di kolom komentar atau e-mail ke [email protected]

 

Leave a reply