Persyaratan Air Untuk Analisa Di Laboratorium Kimia

Bagaimana persyaratan air untuk analisa di laboratorium kimia?

Kualitas air yang kita gunakan akan berpengaruh terhadap hasil analisa di laboratorium. Banyak yang belum mengetahui bahwa kesalahan dalam analisa di laboratorium kimia bisa jadi disebabkan oleh kesalahan dalam pemilihan dan penggunaan air.

Berikut adalah beberapa studi kasus yang terjadi di beberapa laboratorium, yang mungkin disebabkan oleh kesalahan pemilihan dan penggunaan air.

a. Sebuah laboratorium di Sumatra Utara kesulitan dalam  membuat kurva linieritas. Kurva yang dibuat hampir selalu tidak memenuhi persyaratan.

b. Hasil pengendalian mutu eksternal ( uji profisiensi dan uji banding ) sebuah laboratorium di Jawa Tengah lebih banyak yang outlier.

c. Hasil analisa Ceritified Standar Material (CRM) sebuah laboratorium tidak memenuhi persyaratan dari sisi akurasi dan presisi.

Untuk melihat persyaratan air di laboratorium kimia, mari kita lihat dokumen KAN K-01.02 Persyaratan Tambahan Akreditasi Laboratorium Pengujian Kimia.

Berikut adalah beberapa point yang perlu di perhatikan :

1. Air yang dimurnikan adalah salah satu reagen yang paling kritis namun paling sering diabaikan yang digunakan dalam operasi laboratorium. Kegagalan untuk menyiapkan air dengan benar dan menggunakan air dengan tepat dapat mengakibatkan kinerja buruk dari beberapa metode analisis

2. Penyulingan air tidak akan selalu menjamin kualitas. Material/bahan peralatan penyulingan dan karakter air baku dapat mempengaruhi kualitas hasil sulingan.

3. Wadah penyimpanan juga dapat mempengaruhi kemurnian air secara signifikan, terutama jika airnya disimpan untuk waktu yang lama sebelum digunakan.

4. High Grade Ion Exchange system dapat menghasilkan air dengan kemurnian yang sesuai dengan banyak keperluan laboratorium, namun metode ini tidak dapat menghilangkan beberapa pengotor/impurities.

Beberapa impurities yang terdapat pada air antara lain :

a. Suspended particles

b. Dissolved Inorganic Compounds

c. Dissolved Organic Compounds

d. Microorganisms and Biomolecules

e. Dissolved Gas

5. Peralatan penyulingan membutuhkan pembersihan berkala untuk menghilangkan pengotor. Bila air baku berkualitas buruk karena tingginya kandungan hardness dan atau senyawa organik terlarut,mungkin diperlukan kombinasi antara air deionisasi dan sistem penyaringan karbon aktif sebelum distilasi untuk menghasilkan air dengan kemurnian yang sesuai.

6. Untuk analisis logam, perlu menggunakan penyulingan air dari sistem distilasi kaca borosilikat. Sistem air bersih khusus mungkin diperlukan untuk elemen kelumit, analisis kromatografi dan analisis lainnya.

7. Konduktansi atau resistansi spesifik digunakan sebagai ukuran kualitas anorganik dari air murni.

8. Air yang dimurnikan dapat didefinisikan sebagai air yang telah disuling dan atau dideionisasi sehingga memiliki ketahanan/resistance spesifik lebih dari 500.000 ohm-cm atau konduktivitas 2.0 mikroohms/cm atau kurang.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan terkait Persyaratan Air Untuk Analisa di Laboratorium Kimia. Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, silahkan hubungi kami dengan klik >>> Anda Bertanya, LabMania Menjawab.

Leave a reply