[Q&A] Berkenalan dengan Limit of Performance (LOP) Timbangan Analitik Bersama Bp Gangsar Sulistyarto

Apa yang dimaksud Limit of Performance (LOP) pada timbangan analitik?

Pada bulan Pebruari 2021, LabMania Indonesia melaksanakan Program Interview With The Expert Bersama Bp. Gangsar Sulistyarto, salah satu Assessor Laboratorium.

Tanya jawab ini kami lakukan secara online dan sudah kami dokumentasikan agar bisa dipelajari oleh seluruh Sahabat Labmania.

Berikut adalah salah satu tanya jawab dalam program tersebut terkait Limit of Performance (LOP) pada Timbangan Analitik.

Silahkan klik disini untuk melihat seluruh tanya jawab pada program ini.

Pengertian Limit of Performance (LOP) Timbangan Analitik

Limit of Performance (LOP) Timbangan Analitik dapat diartikan sebagai batas unjuk kerja dari timbangan analitik, yang artinya bahwa LOP ini adalah kalkulasi dari semua kesalahan-kesalahan timbangan analitik tersebut. Untuk penentuan LOP Timbangan Analitik dapat digunakan rumus berikut :

Dimana :

Cmax : Koreksi maksimum

Dalam hal ini LOP sudah mencakup nilai koreksi terbesar dari timbangan analitik dan sudah mencakup ketidakpastian terbesar pada timbangan analitik.

Apa kegunaan Limit of Performance (LOP) Timbangan Analitik ?

Limit of Performance (LOP) pada timbangan analitik digunakan sebagai penentuan layak pakai timbangan analitik dengan membandingkan toleransi penimbangan pada metode pengujian dengan LOP pada timbangan analitik.

Jika toleransi penimbangan pada metode pengujian lebih kecil dari LOP timbangan analitik yang digunakan maka dapat dipastikan bahwa timbangan analitik tersebut layak pakai. Namun, jika toleransi penimbangan lebih besar dari LOP timbangan analitik juga tetap layak pakai.

Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah cara evaluasi menggunakan perhitungan koreksi timbangan dan ketidakpastian yang digunakan adaah ketidakpastain koreksi dari masing-masing area timbangan. Karena pada dasarnya nilai LOP sudah mencakup koreksi terbesar, ketidakpastian koreksi dan juga repeatabilitas yang sudah dikalikan dengan 2,26. Artinya LOP sudah memiliki nilai yang paling besar.

Apakah nilai Limit of Performance (LOP) bisa dijadikan batas timbangan terkecil ?

LOP dan batas timbangan terkecil merupakan dua hal yang berbeda, karena batas timbangan terkecil sudah ada dalam manual book timbangan analitik. Dan tentunya LOP ini tidak bisa digunakan untuk batas terkecil karena LOP berisi tentang koreksi penimbangan bukan batas terkecil. Biasanya nilai LOP adalah 10 kali batas terkecil timbangan analitik.

Apakah nilai LOP bisa digunakan sebagai acuan layak pakai suatu timbangan analitik ?

Nilai LOP timbangan analitik dapat digunakan sebagai acuan layak pakai timbangan analitik jika toleransi penimbangan dari metode pengujian dibawah dari nilai LOP. Namun, jika toleransi penimbangan dari metode uji lebih besar dari nilai LOP maka lebih baik menggunakan ketidakpastian dengan memperhitungkan faktor koreksi timbangan analitik yang digunakan.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan. Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, silahkan menghubungi kami dengan klik

 

Free Ebok Estimasi Ketidakpastian TDS

Leave a reply