[Q&A] Teknik Penimbangan Yang Benar Bersama Bp Gangsar Sulistyarto

Bagaimana melakukan teknik penimbangan yang benar?

Pada bulan Pebruari 2021, LabMania Indonesia melaksanakan Program Interview With The Expert Bersama Bp. Gangsar Sulistyarto, salah satu Assessor Laboratorium.

Tanya jawab ini kami lakukan secara online dan sudah kami dokumentasikan agar bisa dipelajari oleh seluruh Sahabat Labmania.

Berikut adalah salah satu tanya jawab dalm program tersebut terkait Teknik penimbangan yang benar. Silahkan klik disini untuk melihat seluruh tanya jawab pada program ini.

Bagaimana teknik penimbangan yang benar ?

Teknik penimbangan yang benar sebetulnya bisa dilihat dari user manual timbangan analitik yang digunakan.

Bagaimana jika buku (user)  manual sudah tidak tersedia?

Gunakan timbangan analitik dengan wajar, seperti :

1. Pada saat membuka kompartemen dengan cara menggeser geser kaca jangan sampai bunyi Geser secukupnya, begitu juga waktu mengembalikan.

2. Letakkan bahan yang ditimbang dengan hati – hati, jangan terburu-buru. Jangan dijatohkan,  jadi ya diletakkan sebisa mungkin di tengah.

3. Harusnya ditambahkan juga dengan (prosedur) pemeliharaan yang baik dan pengendalian lingkungan.

4. Jangan dijadikan satu dengan peralatan yang yang bertolak belakang (sifatnya) , misalnya peralatan yang menimbulkan panas berlebihan seperti oven dan furnace. Apalagi dengan peralatan yang basah atau  wastafel yang menyebabkan lingkungan menjadi lembab.

Itu harus dikendalikan semua ya pak keadaannya?

Harus sesuai dengan yang dinyatakan di  user manual book atau dipersyaratkan pada proses penimbangan. Karena ada metode pengujian yang proses penimbangannya diatur, dipersyaratkan suhu dan kelembabannya.

Kalau tidak ada persyaratan dari user manualnya ?

Kalau tidak ada, kita menggunakan  rekomendasi pabrik.

Berapa lama rata-rata timbangan bisa digunakan terus menerus tanpa diistirahatkan?.

Sebetulnya , di user manual biasanya  itu sudah dinyatakan,  ketika hendak dipakai harus dilakukan warming up. Jika di user manual tidak dinyatakan, dokumen acuan kalibrasi menyatakan warming up minimal 30 menit.

Timbangan analitik yang sudah dilakukan warming up, bisa dimatikan ketika sudah tidak digunakan. Warming up sebaiknya dilakukan secara berkala setiap akan digunakan.

Apakah boleh dinyalakan terus menerus pak, tidak  di off kan ( dicabut listriknya) ? 

Tidak masalah

Apakah kualitas timbangan tidak cepat menurun?

Ya mau gak mau konsekuensi harus diterima karena  longlife nya timbangan analitik  akhirnya dipengaruhi oleh penggunaan. Tapi yang paling mempengaruhi kulaitas penimbangan adalah prosedur pemeliharaan

Timbangan analitik boleh selalu tersambung ke listrik selama kita bisa memastikan listrik stabil. Harus juga diperhatikan penggunaan listrik.

Pengendalian lingkuan harus dilakukan 1 hari 24 jam, seminggu 7 hari, sebulan 4 minggu.

Bagaimana jika saat menimbang sulit stabil?  

Bisa disebabkan  karena :

1. Warming up nya

2. Kondisi lingkungannya berfluktuas

3. Terkena aliran udara AC.

4. Menggunakan timbangan sambil bernyanyi.

Jika timbangan tidak stabil, bolehkah kita sering menekan “tare”?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus melakukan pengukuran ” efek tare” ya. Kemudian hasilnya di bandingkan dengan toleransi yang diperbolehkan.

Jika seandainya efek teranya ternyata relatif cukup kecil dibanding dengan toleransinya berarti kita boleh melakukan tera pada timbangan analitik sesuai kebutuhan.

Silahkan klik disini untuk mengetahui apa yang dimaksud ” efek tare”

Bagimana tips merawat timbangan yang baik dan benar ?

Cuma satu, ikuti user manualnya.

Demikian informasi dari kami tentang Teknik penimbangan yang benar, Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, silahkan menghubungi kami via e-mail [email protected]

Free Ebok Estimasi Ketidakpastian TDS

 

Leave a reply