Ruko Ruby Commercial No.TC 25 Summarecon Bekasi

Eschericia coli merupakan anggota dari grup koliform termotolerant> Keberadaannya di lingkungan merupakan indikator dari kontaminasi fekal. Pada metode ini, E. Coli didefinisikan sebagai koliform yang memproduksi enzim B-glucuronidase dan menghidrolisis  substrat MUG (4-methylumbelliferyl B-D-glucuronide) untuk memproduksi fluoresens biru pada media NA-MUG yang sebelumnya telah ditumbuhan pada media m-Endo.

Untuk menguji sampel air minum, metode ini dapat digunakan sebagai lanjutan dari metode deteksi total koliform pada media m-Endo, sedangkan untuk menguji sampel air limbah atau air bukan minum lainnya, metode ini juga dapat digunakan sebagai lanjutan dari metode deteksi koliform termotoleran menggunakan media mFC.

Prosedur ini dikembangkan oleh Mates and Shaffer untuk memungkinkan penghitungan E. Coli sebagai koloni tertentu secara langsung pada membran filter. Manfaat kunci dari metode ini adalah hasil pengujian dapat dilihat dalam 4 jam, sedangkan kelemahannya adalah bahwa lingkar fluoresens yang menandakan positif E.coli dapat berdifusi ke dalam medium, yang dapat menyebabkan kesulitan penghitungan pada cawan yang ditumbuhi banyak koloni.

Peralatan Laboratorium

Peralatan laboratorium yang dibutuhkan untuk menjalankan metode ini antara lain:

*Jika Anda membutuhkan info dan pembelian peralatan diatas bisa hubungi kami dengan KLIK DISINI !

Bahan dan Media Kultur

Disarankan untuk menggunakan media kultur yang dibeli dari pabrikan (media mikrobiologi komersial), dengan memastikan formulanya sama dengan yang tercantum di bawah ini:

Media NA MUG

Peptone5,0 g
Beef extract3,0 g
Agar15,0 g
4-methylumbelliferyl B-D-glucuronide0,1 g
Air reagent-grade1 L
*Jika Anda membutuhkan info dan pembelian bahan dan media diatas KLIK DISINI !

Prosedur

  1. Lakukan prosedur pada metode 9222 B untuk sampel air minum, dan 9222 D untuk sampel air limbah atau air non minum.
  2. Konfirmasi koliform
    • Koloni tipikal dan atipikal memerlukan adanya konfirmasi. Untuk pengujian kualitatif, konfirmasi koloni dilakukan dengan swab seluruh permukaan membran dan dilanjutkan dengan menumbuhkan swab pada media pengkonfirmasi. Untuk pengujian kuantitatif, ambil 10% koloni (maksimal 10 koloni) yang termasuk dalam koloni tipikal maupun atipikal, dan inokulasi tiap koloni secara sendiri-sendiri pada media konfirmasi. Media konfirmasi berupa media cair Lauryl Tryptose single strength dan BGLB. Total koliform terkonfirmasi jika dalam 48 jam inkubasi, terbentuk gas pada media cair Lauryl Tryptose single strength dan BGLB.
  3. Bersamaan dengan prosedur di langkah no. 2, dengan menggunakan pena penanda, lingkari semua koloni yang diduga koliform pada bagian tutup cawan media m-Endo. Kemudian buat satu sobekan kecil di bagian pinggiran membran filter, lalu buat garis yang sejajar dengan sobekan tersebut pada pinggir bagian tutup cawan media m-Endo.
  4. Secara aseptis, pindahkan membran filter dari cawan media m-Endo ke cawan media NA-MUG, dan gunakan tutup cawan media m-Endo untuk menutupi cawan media NA-MUG dengan menyejajarkan sobekan dengan garis pada pinggir bagian tutup cawan media m-Endo.
  5. Inkubasi NA-MUG pada 35 +- 0,5C selama 4 jam.
  6. Langsung pengamatan koloni dengan menggunakan lampu UV gelombang panjang 6 watt, pada jarak optimal sekitar 3-4 inchi dari lampu. Keberadaan fluoresens biru pada pinggiran koloni menandakan positif E. coli.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang metode analisis mikrobiologi total coliform pada air menggunakan metode membarn filter 9222B.

Jika ada informasi lain yang dibutuhkan silahkan hubungi kami di HP/WA 0821-2429-3839

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *